oleh

Saburai dan Unila Perbarui MoU, Satukan Langkah Majukan Pendidikan dan Riset di Lampung

banner 468x60

Bandar Lampung, NusantaraUpdate.com – Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) dan Universitas Lampung (Unila) resmi memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Ruang Sidang Utama Rektorat Unila, Rabu (1/10/2025).

Rombongan Universitas Saburai dipimpin langsung oleh Rektor Dr. Sodirin, S.E., M.M., dan disambut hangat oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., beserta jajaran pimpinan universitas.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Dr. Sodirin menyampaikan rasa syukur atas sambutan yang penuh kehangatan dari Unila.

“Alhamdulillah, luar biasa sekali, kami merasa disambut dengan penuh keramahan oleh keluarga besar Unila. Meskipun kami perguruan tinggi swasta, hari ini kami merasa menjadi bagian dari keluarga besar Unila. Ini menjadi kebahagiaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Dr. Sodirin menegaskan, kunjungan Saburai membawa semangat untuk menimba ilmu sekaligus mempererat sinergi dengan perguruan tinggi negeri terbesar di Lampung tersebut.

“Kami hadir dengan semangat belajar, berkolaborasi, dan melangkah bersama Unila yang telah berpengalaman dan menjadi kebanggaan Lampung,” imbuhnya.

Menurutnya, kerja sama antara Saburai dan Unila sejatinya bukan hal baru. Namun momentum ini menjadi titik penting untuk memperbarui dan memperkuat kemitraan yang telah terjalin sejak lama.

“Hubungan kita ibarat sahabat lama yang semakin akrab dan ingin melangkah lebih jauh. Hari ini kita memperbarui MoU dan PKS sebagai bentuk komitmen bersama,” jelasnya.

Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang strategis seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Di bidang pendidikan, kerja sama meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum, hingga dukungan studi lanjut bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Di ranah penelitian, kedua kampus akan mendorong riset kolaboratif, berbagi fasilitas laboratorium, serta menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Adapun dalam pengabdian masyarakat, kerja sama akan diwujudkan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pelatihan, workshop, dan program lainnya yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial penandatanganan, tetapi komitmen nyata untuk saling mendukung dan memberi kontribusi bagi dunia pendidikan serta masyarakat,” tegas Dr. Sodirin.

Ia menambahkan, tujuan besar dari kolaborasi ini adalah mewujudkan kampus yang berdampak luas.

“Kami ingin menghadirkan kampus yang manfaatnya benar-benar dirasakan, penelitiannya terpakai, alumninya berguna, dan aktivitasnya memberi kontribusi nyata,” ujarnya optimistis.

Dr. Sodirin meyakini, sinergi antara Unila dan Saburai akan menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan, tidak hanya di Lampung tetapi juga secara nasional.

“Dengan kerja sama ini, kita bisa menjadi penggerak kemajuan pendidikan Lampung dan berkontribusi lebih luas bagi Indonesia,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak Unila atas sambutan dan komitmen yang terjalin.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Rektor dan seluruh jajaran Unila. Semoga kolaborasi ini semakin produktif dan membawa kebaikan,” tutupnya.

Sementara itu, Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Unila selalu membuka ruang kolaborasi dengan seluruh perguruan tinggi, termasuk swasta, demi kemajuan pendidikan dan riset di Lampung.

“Unila percaya bahwa membangun pendidikan tinggi tidak bisa dilakukan sendirian. Kolaborasi seperti ini penting untuk saling menguatkan dan berbagi pengalaman,” ujarnya.

Prof. Lusmeilia menekankan, MoU dan PKS ini akan menjadi fondasi kuat dalam mendorong kolaborasi nyata, tidak hanya di ranah akademik, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Harapan kami, kerja sama ini mampu melahirkan program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Dengan begitu, keberadaan universitas memberi dampak positif bagi pembangunan daerah dan bangsa,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya peran Unila dalam mendukung pendidikan tinggi di Provinsi Lampung.

“Setiap tahun kami menerima sekitar 9.000 mahasiswa dari berbagai jenjang, sementara lulusan SMA/SMK sederajat mencapai 250.000 orang. Artinya, Unila harus berbagi peran dengan kampus lain agar anak-anak Lampung tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi,” jelasnya.

Prof. Lusmeilia juga menyoroti tantangan peningkatan kualitas SDM, khususnya jumlah dosen bergelar doktor yang baru sekitar 32% dari total nasional.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap bisa memperkuat studi lanjut S2 dan S3 serta melahirkan lebih banyak dosen bergelar doktor,” tegasnya.

Ia menambahkan, tindak lanjut dari kerja sama ini akan dilakukan melalui berbagai unit kerja di kedua kampus, mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, peningkatan kualitas SDM, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, hingga kegiatan pengabdian masyarakat.

Turut hadir mendampingi Rektor Saburai antara lain jajaran wakil rektor, dekan, kepala lembaga, kepala pusat, kaprodi, serta tim kerja sama dan humas universitas.(*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *