Kemajuan Pekon merupakan cita-cita dari sosok insan yang satu ini, Sugimin selaku Kepala Pekon Bumi Arum, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Yang di kenal memiliki perawakan gagah nan tegas dalam bersikap.
Ia bertutur, Bumi arum merupakan wilayah pekon yang berada pada dataran tinggi atau pegunungan, maka dari itu hampir rata-rata penduduk kami bekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Maka dari itu kami sangat memaksimalkan di pemberdayaan dan pembangunan guna memaksimalkan potensi yang sudah ada di Pekon kami, terangnya kepada wartawan ini saat berkunjung di kantornya jum’at 14 febuari 2025.
Sehubungan dengan hal ini, ia menjelaskan, ” Kami menggunakan anggaran tahun 2024 Di tahap satu khusus untuk pemberdayaan dan di tahap dua khusus untuk pembangunan, ini dia rincian spesifikasi perealisasian anggaran tersebut.
Pengadaan bibit buah alpukat sejumlah 400 buah bibit alpukat serta lampu jalan 3 unit.
” Kami melakukan pemberdayaan berupa bibit alpukat karna jenis tanaman ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki buah lainnya,jenis tanaman alpukat ini semakin tua pokok pohonnya maka semakin banyak pula buah yang dihasilkan. Sedangkan untuk pemasangan lampu penerangan jalan guna menerangi jalan di beberapa titik yang gelap gulita guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dimalam hari terutama membuat masyarakat yang melintasi jalan menjadi lebih nyaman. Dan alhamdulillah kamipun mendapatkan bantuan beberapa unite lampu jalan dari Perseroan terbatas (PT) Elizabeth.
Sedangkan untuk tahap Dua nya kami memfokuskan pembangunan untuk jalan lingkungan masyarakat serta irigasi di bidang pertanian serta ada beberapa bangunan lainnya.
Pembangunan tersebut diantaranya, ‘Rabat beton jalan lingkungan masyarakat dengan panjang 180 Meter dengan lebar 3 Meter serta memiliki ketebalan 15 sentimeter yang terletak di dusun satu, adapun kamu membangun lagi Rabat Beton Jalan Lingkungan Masyarakat dengan diameter kepanjangan 80 meter yang memiliki lebar 3meter dan memiliki ketebalan 15 sentimeter di dusun tiga, saluran irigasi dengan panjang 200meter di dusun tiga, satu item jembatan jalan tani di dusun tiga, serta Gorong-Gorong di dusun Dua.
Bangunan bangunan tersebut berdasarkan hasil musyawarah dusun (Musdus) serta musyawarah desa(musdes) adapun pendapat tersebut kami dapat kan dari tokoh pemangku masyarakat. Dari hasil dari hasil musdus,musdes,serta masukan-masukan dari tokoh pemangku masyarakat kami melakukannya dengan sistem bergilir, paparnya.
Masih ucap sugimin, ” Jika di tahun ini mendapatkan bangunan maka di tahun yang akan datang di rt atau dusun lainnya. Guna meratakan volume bangunan, karna mengingat jika di lakukan pemerataan secara langsung Pekon kami terlalu luas sedangkan kami mendapatkan anggaran tidak terlalu besar dalam artian cukup minim jika dibandingkan dengan luas wilayah kami.
Kami pemerintah Pekon bumi arum berharap untuk masyarakat kami, agar dapat memaksimalkan bangunan yang sudah ada, serta menjaga dan merawat bangunan, tutupnya. (Wahyudin)











Komentar