Pringsewu, Pemerintah Kecamatan Pagelaran Utara (Pantura) Kabupaten Pringsewu menggelar Monitoring dan evaluasi yang merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Kecamatan Pantura yang di gelar di Kantor Aula Kecamatan setempat.
Camat Pantura, Zainal Abidin menyampaikan bahwa dalam Tim monitoring dan evaluasi Kecamatan tentang penggunaan anggaran tahun 2024 tahap ke dua dan sosialisasi tentang regulasi anggran ketahanan pangan tahun 2025. rakor kali ini membahas tentang akan dilaksanakannya kegiatan program 2025, dengan tujuan meningkatkank oordinasi antar lembaga dan pekon atau desa diwilayah kecamatan tersebut. Sehingga, kata dia, agar terciptanya suatu sinergi dalam penyelenggara pemerintahan, baik penyelenggara pemerintah kecamatan, lembaga maupun pekon.
“Dalam rakor ini diharapkan, dapat meningkatkan kerjasama yang lebih baik lagi antar pemerintah kecamatan dengan pemerintah pekon,”ujarnya kepada media ini di sela-sela kegiatan rakor, baru baru ini.
Selain itu, lanjut pria mantan kepsek ini mengatakan dalam rakor ini juga membahas berbagai permasalahan terkait penyelenggaraan terkait kegiatan yang akan diselenggarakan pada tahun 2025 ini, diantaranya kegiatan safari ramadhan pada bulan suci ramadhan, kegiatan lomba desa dan sebagainya di Kecamatan Pantura serta mencari solusi berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan kerja masing-masing.
Dan juga untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintah agar dapat berjalan dengan baik dan efektif serta permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik.
“Tidak hanya permasalahan dan solusi yang dibahas. Tetapi juga membahas tentang rencana pembangunan pekon. Tetapi juga membahas tentang rencana pembangunan desa yang akan disusun di RKPD dan akan diusulkan di dalam Musrembang,”terangnya.
Pada kesempatan itu juga, Zainal menjelaskan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan kedepannya diantaranya, gotong royong setiap bulan untuk menyadarkan pemerintah Pekon berapa pentingnya kebersihan.
“Program ini bermuara dari Pemerintah Daerah yang kami Instrusikan kepada pemerintah Pekon, dengan cara lomba gotong royong untuk kebersihan lingkungan pekon, lingkungan perkantoran pekon juga lingkungan perkantoran lainnya yang ada di Pekon tersebut” paparnya.
Selain itu juga, lanjut Zainal, dalam rakor tersebut, kami membahas terkait penanganan Pajak Bumi, berdasarkan hasil evaluasi di tahun 2024, untuk meningkatkan pembangunan serta dapat meningkatkan realisasi PBB ditahun 2025, bertujuan untuk mengatasi apa yang menjadi kendala selama ini agar dapat terselesaikan.
“Di dalam Rakor ini dinas-dinas lainpun turut memberikan penyuluhan diantaranya dari KUPT Kesehatan tentang masalah stunting,dll. Kemudian juga dari Kantor Urusan Agama (KUA) memberikan penjelasan tentang bagaimana pendaftaran untuk menjadi pengantin, dinas-dinas lainnya pun turut menyampaikan,”ungkap.
Saat wartawan ini menanyakan terkait kerusakan infrastruktur yang ada di Kecamatan Pantura, Zainal membenarkan, memang sudah lama masyarakat Kecamatan Pantura mendambakan kondisi jalan yang baik. Karna mengingat infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan warga. Kami dan pemerintah Pekon sudah melakukan beberapa upaya salah satunya mengusulkan perbaikan jalan melalui Musrembang tingkat Kabupaten, agar jalan di pantura ini menjadi layak.
” Tindak lanjut dari Pemerintahan Daerah terutama Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) berdasarkan Rapat Khusus (Pansus), salah satu angota Dapil 5 sudah melakukan peninjauan langsung di lapangan, mulai dari perbatasan banyumas menuju pekon Way Kunir yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanggamus.
“Saya berharap apa yang kami sampaikan di Forum Rakor bisa ditindaklanjuti oleh Pekon, sehingga apa yang menjadi program kecamatan bisa terealisasikan di Pekon, sehingga apa yang menjadi harapan kita semua baik dari masyarakat Pekon dan kecamatan dapat berjalan baik,”pungkasnya.
Pewarta : Wahyudin
Editor : Yulia F












Komentar